Berwajah datar, ketus, dan pelit bicara. Walaupun sering dicap begitu, Yuki tidak peduli. Yang penting masih ada satu-dua orang yang selama ini selalu mendukungnya di sekolah. Sayangnya, salah seorang dari mereka malah pergi meninggalkannya sebelum lulus SMA. Yuki pun belajar mati-matian agar bisa mengejar sosok itu ke Universitas Tokyo. Melihat kegigihannya, orang-orang di sekitar Yuki pun ter…