Di dalam buku terlaris menurut New York Times yang mengguncang ini, Dr. Brené Brown, mengajak kita untuk belajar tidak terlalu mencemaskan “apa yang orang lain pikirkan” tentang diri kita dan lebih mencintai diri sendiri. Dia mengajak kita untuk menjalani hidup dengan sepenuh hati, dengan merangkul kerapuhan dan kerentanan kita, serta menumbuhkan keberanian, belas kasih, dan keterhubungan.…
Saat merencanakan masa depan, kita sering bertanya, "Apa yang akan terjadi pada perekonomian saat ini tahun depan?" atau, "Apa yang akan berbeda sepuluh tahun dari sekarang?" Namun, memperkirakan hal itu sulit. Peristiwa-peristiwa penting yang akan membentuk masa depan pada dasarnya tidak dapat diprediksi. Sebaliknya, kita harus mengajukan pertanyaan yang berbeda: Apa yang akan sama sepuluh tah…
You are what you think,” begitu kata banyak orang. Padahal, ketika saya berpikir saya kaya, uang dalam rekening saya tidak otomatis bertambah. Akan lebih tepat jika kutipan ini sedikit diubah menjadi “You are how you think”, karena perasaan dan diri kita bergantung pada bagaimana cara kita berpikir. Buku ini berisi tentang proses berpikir, bukan sekadar berpikir dengan positif. Saat pe…
Ketika kita sudah bisa mencintai diri sendiri, dunia akan mulai melihat bahwa kita memang layak untuk dicintai. Tidak ada yang sempurna di dunia ini, dan itu bukan alasan bagi kita untuk menghindari cinta kepada dunia, kepada sesama manusia, bahkan kepada diri sendiri. Lewat buku ini, guru Buddhis Haemin Sunim membagikan kisah pribadi dan pengalaman selama bertahun-tahun membantu sesama untu…