"Lun, akan saya ceritakan padamu tentang sebuah kisah." "Tentang apa?" "Tentang Bulan dan Matahari yang tak ingin terpisah." "Nggak minat. Nggak suka endingnya." "Memangnya apa?" "Sesuai dengan puisi yang kamu tulis, kan? Pada akhirnya, semesta hanya mempertemukan keduanya lewat gerhana. Tapi, tak membiarkan mereka bersatu selamanya." "Itu bukan akhir yang sebenarnya.Ada lan…
Nugraha Andai bisa sesederhana itu, aku tidak akan pernah mencintaimu sejak awal. Aku tidak akan mengambil risiko, mengorbankan perasaanku. Namun, semua ini di luar kendaliku. Biru Banda Neira adalah hari-hari terakhirku bersamamu. Kutitipkan segala rindu, cerita, dan perasaan yang tak lagi kubawa, lewat sebuah ciuman perpisahan. Berjanjilah kau akan melanjutkan hidupmu bersama laki-laki y…
KISAH DISAH ini sudah tertinggal puluhan tahun lebih. Maka ibarat seseorang yang ketinggalan kereta, bukan cuma kilau lampu dan getar rel yang telah hilang di tikungan sana, bahkan gerbong dan lokomotifnya sudah karatan dipensiunkan. Cerita ini sudah menguap puluhan tahun lebih. Maka ibarat embun menggelayut malas di daun rumput, rerumputan itu sudah menjadi hutan, tidak tersisa lagi kenanga…
Tidak ada yang abadi di dunia ini. Lautan bisa mengering. Gunung bisa rata. Benua terpisah, bersatu, dan terpisah lagi. Apalagi cinta pasangan manusia. Sehebat apapun cinta tersebut, pasti akan berakhir. Waktu akan menelannya. Inilah kisah tentang seorang laki-laki usia 70 tahun, yang ditinggal istrinya meninggal setelah begitu lama menikah, menghabiskan waktu bersama-sama. Saat hari itu tib…
Beri tahu aku, bagaimana mungkin aku mampu melupakanmu? Jika saat menggenggam tangannya, aku merasakan hangat nadimu. Beri tahu aku, bagaimana mungkin aku mampu tak mengingatmu? Jika saat berada di dekapnya, aku mendengar degup jantungmu. Katakan, bagaimana aku mampu melupakanmu? Jika saat menatap wajah lelapnya, aku menangisi teduh wajahmu. Jika saat memeluknya, aku merindui wangi tu…
“Jaga dirimu untukku,” ucapnya lirih dengan mata sangat sendu. Aku mengangguk sebagai jawaban karena sudah tidak lagi mampu bersuara. Tuhan, kalau memang dia jodoh yang Kau beri untukku, maka jagalah dia. Jaga hatinya untukku. Devan dan Aeris tak menyangka bahwa perpisahan adalah jawaban atas segala gundah. Masing-masing menerka kembali hati dan menata mimpi yang selama ini ingin diraih…
Untuk kita, yang terlalu malu walau sekadar menyapanya, terlanjur bersemu merah, dada berdegup lebih kencang, keringat dingin di jemari, bahkan sebelum sungguhan berpapasan. Untuk kita, yang merasa tidak cantik, tidak tampan, selalu merasa keliru mematut warna baju dan pilihan celana, jauh dari kemungkinan menggapai cita-cita perasaan. Untuk kita, yang hanya berani menulis kata-kata dalam b…
Frella: Untuk kamu, kita telah melewati banyak hal bersama. Jika pada akhirnya kita harus berpisah dan memiliki jalan yang berbeda, setidaknya kenang aku sebagai seseorang yang pernah menemani hari-harimu, baik ketika kamu bahagia ataupun putus asa. Farel: Meskipun kejujuran kadang menyakitkan, bertahan dengan sebuah kebohongan itu adalah bom waktu yang suatu saat akan meledak. Kamu perlu …