Rumi berkata, “Dulu aku mencari Tuhan di masjid namun tidak kutemukan Tuhan di sana. Aku beralih ke gereja, aku juga tidak menemukan Tuhan di sana. Aku beralih dari tempat ibadah yang satu ke tempat ibadah yang lain namun aku tidak menemukan Tuhan di sana. Justru aku menemukan Tuhanku ketika aku menengok ke dalam diriku sendiri, ketika merenungkan tentang samudera diri ini.”
Adakah yang lebih berharga untuk dicari, selain ketenteraman jiwa? Segala jerih payah yang kita kerahkan dalam hidup—entah untuk mengejar harta, kuasa, nama, atau cinta—akan menjadi sia-sia belaka jika hati kita sakit dan menderita. Inilah risalah ringkas namun padat tentang “alkimia hati”: panduan untuk mentransformasi qalbu demi meraih ketenteraman dan kemurnian.
Kehidupan ini tidak selalu berjalan sesuai dengan rencana dan keinginan kita, banyak faktor lain yang mempengaruhi terealisasinya rencana dan keinginan tersebut, salah satunya adalah dengan kekuatan doa.