tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui struktur sesar dan model bawah permukaan berdasarkan pemodelan 2D dan 3D
metode gayaberat dilakukan untuk mengetahui keberadaan struktur geologi bawah permukaan pulau timor
dalam penelitian digunakan metode geolistrik tahanan jenis 2D dengan konfigurasi wenner schlumberger. Pengambilan data dilakukan dengan panjang lintasan sepanjang 15 m dan 100 m, jumlah elektroda sebanyak 21 buah dengan jarak antar elektroda sebanyak 5 m
untuk mengetahui potensi bahan galian pasir, perlu adanya penelitian bawah permukaan yang salah satunya dapat menggunakan metode geolistrik. metode geolistrik dengan konfigurasi Schlumberger merupakan metode yang dilakukan dengan cara meninjeksikan arus listrik kedalam bumi melalui dua elektrode arus
penelitian ini bertujuan untuk menduga kedalam akuifer serta mengidentifikasi litologi bawah permukaan. daerah penelitian ini termasuk kedalam formasi lampung yang terdiri dari tuf berpatung, tuf riolitik, tuf padu tufit, batulempung tufaan dan batupasir tufan
penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode gayaberat yang menganalisa adanya suatu perbedaan medan gravitasi disetiap titik observasi. penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui struktur geologi bawah permukaan melalui pemodelan 2.5D
pemodelan 2.5D gayaberat dilakukan dengan informasi dari metode well log dan pemodelan inversi 3D untuk dikorelasikan dengan informasi dan data-data geologi