dalam penelitian digunakan metode geolistrik tahanan jenis 2D dengan konfigurasi wenner schlumberger. Pengambilan data dilakukan dengan panjang lintasan sepanjang 15 m dan 100 m, jumlah elektroda sebanyak 21 buah dengan jarak antar elektroda sebanyak 5 m
untuk mengetahui potensi bahan galian pasir, perlu adanya penelitian bawah permukaan yang salah satunya dapat menggunakan metode geolistrik. metode geolistrik dengan konfigurasi Schlumberger merupakan metode yang dilakukan dengan cara meninjeksikan arus listrik kedalam bumi melalui dua elektrode arus
penelitian ini bertujuan untuk menduga kedalam akuifer serta mengidentifikasi litologi bawah permukaan. daerah penelitian ini termasuk kedalam formasi lampung yang terdiri dari tuf berpatung, tuf riolitik, tuf padu tufit, batulempung tufaan dan batupasir tufan