It was still raining. As her cat looked outside teh window where the raindrops fell onto the monstera leaves, she put that furry little thing on her lap and continued reading the stories.
Senja yang indah, Senja yang selalu kunikmati Dan senja yang masih tetap sama seperti senja-senja sebelumnya. Senja. Selalu menyimpan banyak cerita. Dengan segudang panorama yang tak bisa diungkapkan lewat kata-kata. Dengan sepotong kisah yang menyimpan rahasia. Senja. Langit yang bertabur mega, semburat jingga di ufuk cakrawala, awan cerah berarak menghiasi angkasa selaksa kapas-kap…
Kehidupan Natalie Clayton sebagai pustakawan di kota kecil Hood River nyaris sempurna. Kini hidupnya lebih tenang, meskipun dulu ia dibesarkan dalam lingkungan yang kacau dan liar. Sayang, masalah selalu punya cara untuk muncul tiba-tiba—dalam wujud Paddy Hurley yang tinggi, menawan, dan seksi. Bertahun-tahun menjalani gaya hidup rockand- roll, Paddy selalu ingat dua m…
Aku menulis semua ini di tempat yang dingin. Kamu tidak perlu tahu apa nama tempat ini—sebagaimana aku tidak pernah tahu bagaimana caramu memeluk dirimu sendiri saat ini. Yang pasti, tempat ini adalah tempat ternyamanku untuk berlindung dari segala ketidakpastian yang ada di luar sana. Di tempat ini, aku bisa merenung, berdoa, berdialog dengan masa lalu, dan memikirkanmu. Di tempat ini, ak…
Chendra belum bisa move on karena tiba-tiba diputusin saat liburan semester. Dia semakin tidak bisa move on ketika kelasnya kedatangan Amelie, anak baru yang mengingatkannya pada mantan pacar. Suatu hari, dia tak sengaja melihat Amelia terbang dengan sayap membentang di punggungnya. Amelie mengaku dia adalah Demit, dan dia bukan yang satu-satunya di Gandaloka. Pengakuan itu membuat Chendra berh…
“Tolong! Tolong!” pekik Mbah Midi saat sesosok besar menjambret tas kumalnya. Bagas dan dua sepupunya, Galuh dan Damar, segera datang membantu Mbah Midi. Tak disangka Mbah Midi yang sudah sakit-sakitan itu membawa rahasia harta berdarah yang diincar para penjahat. Petunjuk yang mereka miliki hanya saputangan berinisial dan puisi aneh, tetapi mereka harus cepat memecahkan teka-teki …
Sebenarnya, apakah itu perasaan? Keinginan? Rasa memiliki? Rasa sakit, gelisah, sesak, tidak bisa tidur, kerinduan, kebencian? Bukankah dengan berlalunya waktu semuanya seperti gelas kosong yang berdebu, begitu-begitu saja, tidak istimewa. Malah lucu serta gemas saat dikenang. Sebenarnya, apakah pengorbanan memiliki harga dan batasan? Atau priceless, tidak terbeli dengan uang, karena hanya kit…
Di negeri para bedebah, kisah fiksi kalah seru dibanding kisah nyata. Di negeri para bedebah, musang berbulu domba berkeliaran di halaman rumah. Tetapi setidaknya, Kawan, di negeri para bedebah, petarung sejati tidak akan pernah berkhianat.
“Jangan mengharapkan sesuatu yang indah saat jatuh cinta, tapi sibuklah mempersiapkan hatimu untuk menghadapi seribu satu hal yang menyakitkan." Bela benci Dalvin yang selalu membuatnya kesal. Ia heran, kenapa orang-orang nggak ilfeel, ya, sama Dalvin? Bisa, ya, tingkah nyebelin itu termaafkan karena wajah ganteng dan postur yang kata orang body goals? Huft! Namun, nggak butuh waktu lam…
Kita hanya punya sepotong hati, bukan? Satu-satunya. Lantas bagaimana kalau hati itu terluka? Disakiti justeru oleh orang yang kita cintai? Aduh, apakah kita bisa mengobatinya? Apakah luka itu bisa pulih, tanpa bekas? Atau jangan-jangan, kita harus menggantinya dengan sepotong hati yang baru. Semoga datanglah pemahaman baik itu. Bahwa semua pengalaman cinta dan perasaan adalah spesial. Sa…