penelitian berupa survei Geolistrik VES menggunakan konfigurasi Schlumberger sebanyak 6 titik sounding dengan panjang lintasa 300 m pada 4 titik sounding dan 200 m pada 2 titik sounding
untuk mengetahui tingkat seismisitas pulau sumatera maka perlu dilakukan kajian kerentanan seismik berdasarkan b-value dan peak ground acceleration menggunakan metode PSHA
penelitian ini merangkum penilaian bahaya gempabumi di daerah aceh dengan menggunakan metode probabilistic seismic hazard analysis (PSHA). data yang digunakan merupakan data pada tahun 1900-2020 dengan Magnitude Mw 4.5-9.0
pencitraan tomografi seismik waktu tempuh merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengetahui kondisi resevoir tersebut. parameterisasi model yang baik sangat diperlukan untuk mendapatkan hasil data seismik yang optimal
Metode magnetotellurik dapat memberikan informasi penting kondisi bawah permukaan lapangan panas bumi dari nilai tahanan jenis. Untuk mengidentifikasi keberadaan zona reservoir dan prospek panas bumi pada daerah penelitian dari kontras nilai tahanan jenis