Sistem informasi penilaian kedehatan hutan berbasis web dan android kini sedang dalam proses pengembangan, dan hasil akhir dari sistem ini sudah dapat dilihat dari beberapa antar muka pada halaman sebelumnya, aplikasi ini diharapkan dapat dapat digunakan untuk penentuan nilai kesehatan hutan dengan skoring. Hasil akhir dari aplikasi ini adalah dengan menampilkan nilai akhir kesehatan hutan deng…
HUtan indonesia mempunyai keanekaragaman hayati yang cukup lengkap, terbesar ketiga setelah hutan Brasil dan Kongo. Agar manfaat tersebut dapat terdistribusi secara adil dan berkelanjutan maka perlu pengelolaan yang baik. meskipun telah melalui sejarah yang panjang, pengelolaan hutan indonesia secara umum masih jauh dari yang diharapkan. BUku ini menguraikan tentang konsep dan strategi dalam p…
Mengenal jenis-jenis pohon memerlukan proses yang cukup lama karena banyaknya jenis pohon di alam, serta beranekaragamnya morfus (bentuk) dan sifat organ pohon. Oleh karena itu, diperlukan penguasaan konsep atau teori maupun praktik menyidik morfus dan sifat-sifat organ pohon. Pemahaman terhadap morfus dan sifat-sifat organ pohon akan sangat membantu siapa saja yang sedang dalam proses pengenal…
Perkembangan ilmu tentang kesehatan hutan berawal dari sudut pandang masyarakat terhadap nilai hutan yang semakin berubah, yaitu tidak hanya memfokuskan pada hasil hutan kayu tetapi juga pada hasil hutan bukan kayu dalam satu ekosistem tertentu. Kondisi kesehatan ekosistem hutan menjadi sangat penting di seluruh dunia, ketika berbagai isu global, seperti: perubahan iklim global, pencemaran udar…
Repong Damar adalah bentuk kearifan lokal yang dimiliki Indonesia dalam pengelolaan sistem agroforestry kompleks yang melibatkan masyarakat dengan hukum adatnya yang beranggapan bila menebang Damar Mata Kucing maka akan berakibat buruk terhadap keluarga. Bila Memperkaya kebun damarnya dengan menanam tanaman buah lainnya seperti duku, duren, jengkol, petai, manggis, maka masyarakat meyakini akan…
Perhutanan social adalah paradigm baru mengelola hutan yang inklusif dan berkelanjutan, yakni dengan melibatkan masyarakat yang sudah hidup bersama rimba dalam waktu lama, dengan kearifan-kearifan yang tak tepermanai. Kelestarian ekologi sekaligus bisa meningkatkan ekonomi dan meredakan konflik sosial.
Masalah lingkungan dari waktu ke waktu semakin parah. Kerusakan lingkungan semakin banyak terjadi. Kebakaran hutan, pembabatan hutan (illegal logging), gempa (gunung berapi dan tektonik), tsunami, longsor, banjir, pencemaran udara, meningkatnya gas-gas rumah kaca, kebisingan, keluarnya lumpur dari perut bumi, dan lainnya. Klimaksnya, sekarang sudah mengalami perubahan iklim. Salah satu penyebab…