penelitian ini bertujuan untuk memetakan nilai PGA serta percepatan spektra untuk provinsi DKI Jakarta menggunakan metode Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA)
untuk mengetahui tingkat seismisitas pulau sumatera maka perlu dilakukan kajian kerentanan seismik berdasarkan b-value dan peak ground acceleration menggunakan metode PSHA
data yang diperoleh dengan menggunakan konfigurasi Schlumberger sebanyak 16 data pada setiap lintasan, dengan jumlah total lintasan sebanyak 6 lintasan, dimana pengukuran dilakaukan dengan memutar sudut sebesar 360
pemodelan 2.5D gayaberat dilakukan dengan informasi dari metode well log dan pemodelan inversi 3D untuk dikorelasikan dengan informasi dan data-data geologi