Didahului dengan dengan penjelasan tentang karakteristik materi kimia analitik, strategi problem solving, dan kegiatan open-ended experiment. BAB I BELAJAR KIMIA ANALITIK DENGAN STRATEGI PROBLEM SOLVING DAN OPEN-ENDED EXPERIMENT BAB II PENGOLAHAN DATA HASIL ANALISIS KUANTITATIF BAB III PENGANTAR ANALISIS KIMIA KUANTITATIF BAB IV ANALISIS KUANTITATIF KONVENSIONAL BAB V METODE ANALISIS G…
Shou itu seperti satu set sushi... attractive, segar, tapi pedas kayak wasabi. Feli, si perempuan manja, harus mati kutu ketika berhadapan dengan Shouhei Kouno, koki keturunan Jepang yang bekerja di restorannya. Shou seperti mengibarkan bendera peperangan yang sulit dikalahkan Feli. Dia harus mengikuti aturan Shou dan wajib bisa memasak. Rasanya ingin sekali mendeportasi Shou, tapi Feli tidak b…
Keempat orang bersahabat dari kecil. Di masa SMA mereka mulai saling jatuh cinta tanpa pernah tersampaikan. Retno dua kali menolak Francis padahal sebenarnya Farah memendam cinta pada pria itu. Menambah masalah jadi pelik, Jusuf juga sebenarnya menyayangi Farah. Mereka tumbuh besar dan bekerja di negara berbeda. Masalah dimulai ketika Francis mengirimkan undangan kepada tiga sahabatnya bahwa…
Apa tujuan hidupmu? Kalau itu ditanyakan kepadaku saat remaja, aku pasti nggak bisa menjawabnya. Jangankan tujuan hidup, cara belajar yang benar saja aku nggak tahu. Setiap hari aku ke sekolah lebih suka bertemu teman-teman dan bermain kartu. Aku nggak tahu apa yang menjadi passion-ku. Aku sekadar menjalani apa yang ibu pilihkan untukku—termasuk melanjutkan kuliah di Jerman. Tentu bukan …
Edward Kim memiliki kemampuan memahami semua tulisan, bahkan dari bahasa yang belum pernah dia dengar sebelumnya, melalui sentuhan. Dia seperti Batu Rosetta berjalan. Kemampuannya itu akhirnya dia gunakan untuk medapatkan uang dengan membantu seorang profesor di British Museum. Tiba-tiba seorang pria asing datang menemuinya dan memintanya memecahkan sebuah teka-teki. Teka-teki yang berisi ra…
“Tolong! Tolong!” pekik Mbah Midi saat sesosok besar menjambret tas kumalnya. Bagas dan dua sepupunya, Galuh dan Damar, segera datang membantu Mbah Midi. Tak disangka Mbah Midi yang sudah sakit-sakitan itu membawa rahasia harta berdarah yang diincar para penjahat. Petunjuk yang mereka miliki hanya saputangan berinisial dan puisi aneh, tetapi mereka harus cepat memecahkan teka-teki …