Dibalik pakaiannya yang serba hitam-hitam dan kumisnya yang ngejreng, sosok JAWARA sebagaimana ditampilkan dalam buku ini tidaklah seseram dan sengeri yang kita bayangkan. Terkadang si Abah senengnya mesem-mesem, lebih sering ngomong sekenanya dan tampil polos alias apa adanya. Itulah si “Abah” yang selalu menggelitik, kocak, lugu dan nyentrik. Buku ini, yang berisi lima puluh anekdot ala J…